+62 81 xxx xxx xxx

admin@demo.panda.id

Permohonan Online

Anda dapat mengajukan secara permohonan online

Produk Warga

Jelajahi produk lokal buatan dari para warga kami untuk Anda

Lapor/Aduan/Saran

Anda dapat melaporkan aduan dan memberi saran maupun kritik

Sejarah Desa

Tidak ada sumber primer, baik prasasti ataupun naskah tertulis yang menjelaskan sejarah awal keberadaan Desa Puspahiang. Sejarah Desa Puspahiang hanya dipahami dari cerita lisan yang disampaikan secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Desa Puspahiang memiliki luas wilayah sekitar 496,7 Ha dengan ketinggian 600 m diatas permukaan laut. Secara geografis, Desa Puspahiang berbatasan dengan :

Batas Utara     :     Desa Sukarasa Kecamatan Salawu

Batas Timur    :     Desa Puspajaya dan Desa Pusparahayu 

Batas Selatan  :    Desa Deudeul Kecamatan Puspahiang

Batas Barat      :    Desa Puspasari Kecamatan Puspahiang

A. Sejarah Pemerintah Desa Puspahiang

Sejarah Desa Puspahiang ini, menggunakan data dan riwayat dari sesepuh dan para tokoh Puspahiang, dimana asal muasal penelusuran dilakukan para sesepuh Puspahiang dimulai pada tahun 1980 dan baru dapat dibukukan pada bulan Nopember 2021.
Berdasarkan riwayat para sepuh, Puspahiang dahulunya merupakan suatu perkampungan, bukan sebuah desa. Dimana nama perkampungannya adalah Puspahiang/ Katomas dengan batas wilayah Cikopo (Tuan Alam saat ini) sampai dengan Cihanjuang (Parumasan saat ini). Jumlah penduduk saat itu hanya sebanyak 11 cacah (satu cacah diperkirakan 4 sampai 5 orang) dengan dipimpin oleh seorang kepala kampung bernama Naya Diva. Pada saat itu, Puspahiang/ Katomas merupakan wilayah Kademangan Para¬kanmuncang, dan bukan wilayah Kademangan Sukapura.
Pada saat Naya Diva jadi Kepala Kampung Puspahiang/ Katomas, wilayah tersebut diperebutkan oleh Kademangan Parakanmuncang dan Kademangan Sukapura, sehingga masuk ke ranah Pengadilan Belanda saat itu. Pada akhirnya keluarlah keputusan dari Pengadilan, bahwa Puspahiang/ Katomas masuk wilayah Kademangan Sukapura, bukan wilayah Kademagan Parakanmuncang yang pada saat itu sedang diadakan target tanam paksa oleh pemerintah Belanda pada setiap Kademangan.
Puspahiang/ Katomas masuk menjadi wilayah Sukapura sekitar tahun 1834 pada saat Bupati Sukapura dijabat oleh Raden Tumenggung Anggadipa II dengan gelar Wiradadaha VIII dengan panggilan dalem Sepuh dan Manonjaya sebagai Ibu Kota Sukapura. Kemudian Bupati Wiradadaha VIII mengangkat Mad Jasim/ Mu’alam menjadi Lurah pertama Puspahiang pada tanggal 3 Maret 1834, dan sejak saat itu nama Puspahiang/ Katomas resmi menjadi Nama Puspahiang dengan wilayah yang terbagi menjadi enam Kedusunan yaitu Tenjolaya, Nangkabongkok, Puspahiang (Desa Puspahiang saat ini), Kumendur (Desa Puspasari saat ini), Lembursawah (Desa Puspajaya saat ini), dan Kelewih (Desa Pusparahayu saat ini).

b. Susunan Nama-Nama Kepala Desa Puspahiang
1. Nama : MAD JASIM/ MU’ALAM
Panggilan : EYANG LURAH
Periode Pemerintahan : 1834 – 1844
2. Nama : ANGGA DJIBDJA
Panggilan : DJIBDJA
Periode Pemerintahan : 1844 – 1874
3. Nama : ARSADINATA
Panggilan : MAMA KUWU
Periode Pemerintahan : 1875 – 1899
4. Nama : NATA DJIBDJA
Panggilan : NATA
Periode Pemerintahan : 1899 – 1910
5. Nama : ARHAWI SURAWIJAYA
Panggilan : SURA
Periode Pemerintahan : 1910 – 1913
6. Nama : ARTA DJIBDJA
Panggilan : EMIK
Periode Pemerintahan : 1913 – 1926
7. Nama : TIRTA PRAJA
Panggilan : BAKRI
Periode Pemerintahan : 1926 – 1945
8. Nama : UMAR
Panggilan : UMAR
Periode Pemerintahan : 1945 – 1960
9. Nama : M. KASIM
Panggilan : KASIM
Periode Pemerintahan : 1960 – 1963
10. Nama : UMSA
Panggilan : UMSA
Periode Pemerintahan : 1963 – 1966
11. Nama : ADI MIHARJA
Panggilan : ADI
Periode Pemerintahan : 1967 – 1976
12. Nama : SASMITA
Panggilan : SASMITA
Periode Pemerintahan : 1976 – 1977
13. Nama : KOSIM
Panggilan : KOSIM
Periode Pemerintahan : 1977 – 1987
14. Nama : TJUHARA UMAR DINATA
Panggilan : BABEH
Periode Pemerintahan : 1987 – 1996
15. Nama : UNDANG SUMPENA
Panggilan : UNDANG
Periode Pemerintahan : 1996 – 1998
16. Nama : D. SUPARMAN, SE
Panggilan : DEDEH
Periode Pemerintahan : 1998 – 2007

17. Nama : TJUHARA UMAR DINATA
Panggilan : BABEH
Periode Pemerintahan : 2007 – 2013
18. Nama : WAWAN WIRAHMANA
Panggilan : AWAN
Periode Pemerintahan : 2013 – 2019
19. Nama : DIDIN RUSWANDI, S.Sos
Panggilan : DIDIN
Periode Pemerintahan : 2019
20. Nama : TOTONG SUKMARA
Panggilan : TOTONG
Periode Pemerintahan : 2019 – SEKARANG

 

 

Silsilah Kepala Desa

Berikut silsilah Kepala Desa Puspahiang mulai dari
awal didirikan sampai dengan sekarang

MAD JASIM/MU’ALAM (EYANG LURAH)

1934-1844

ANGGA DJIBDJA

1944-1974

ARSADINATA (MAMA KUWU)

1875-1899

NATA DJIBDJA

1899-1910

ARHAWI SURAWIJAYA

1910-1913

ARTA DJIBDJA

1913-1926

TIRTA PRAJA

1926-1945

UMAR

1945-1960

M. KASIM

1960-1963

UMSA

1963-1966

ADI MIHARJA

1967-1976

SASMITA

1976-1977

KOSIM

1977-1987

TJUHARA UMARDINATA

1987-1996

UNDANG SUMPENA

1966-1998

D. SUPARMAN, SE

1998-2007

TJUHARA UMARDINATA

2007-2013

WAWAN WIRAHMANA

2013-2019

DIDIN RUSWANDI, S.Sos

2019

H. TOTONG SUKMARA

2019-Sekarang